Setiap layanan GFN, dari Cloud VPS sampai Colocation, berjalan di atas fondasi jaringan yang sama: multiple backbone 100 Gbps, cakupan peering luas, dan NOC yang mengawasi sepanjang waktu.
Kapasitas throughput tinggi di seluruh jaringan GFN.
Open peering di 6 Internet Exchange: IIX, JKT-IX, DE-CIX, OpenIXP, CXC, dan ODIX.
Desain jaringan menghindari single point of failure sebisa mungkin.
Tim Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta memantau kesehatan jaringan sepanjang waktu.
Jaringan GFN memakai multihoming dan kebijakan open peering. Trafik ke jaringan besar Indonesia tetap lokal, sementara trafik internasional melalui beberapa upstream transit Tier 1.
| Internet Exchange | Lokasi | Port |
|---|---|---|
| IIX-Jakarta | Jakarta | 1 Gbps |
| JKT-IX | Jakarta | 1 Gbps |
| DE-CIX Jakarta | Jakarta | 1 Gbps |
| OpenIXP / NiCE | Jakarta | 1 Gbps |
| CXC Jakarta | Jakarta | 1 Gbps |
| ODIX Omadata | Surabaya | 1 Gbps |
Kelas enterprise di setiap layanan, tanpa downgrade diam-diam.
| Dedicated Server | Dual Intel Xeon E5-2620v4 · AMD Epyc 7402P, RAID 1 |
| Cloud VPS | Virtualisasi KVM, storage SSD RAID 10 |
| Backbone | 100 Gbps multiple backbone, multiple upstream Tier 1 |
| Data center | Multiple data center, containment rack |
| SLA uptime | 98,8% jaringan per bulan |
GFN melakukan open peering di 6 Internet Exchange Indonesia: IIX, JKT-IX, DE-CIX, OpenIXP, CXC, dan ODIX, sehingga trafik ke jaringan besar Indonesia tetap lokal dan cepat. Data lengkapnya ada di PeeringDB.
Jaringan GFN berjalan di multiple backbone 100 Gbps, dengan jalur redundan yang dirancang menghindari single point of failure.
Ya, NOC GFN di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta memantau kesehatan jaringan sepanjang waktu.
Konsultasi gratis, tanpa kewajiban apa pun.