Terakhir diperbarui: 6 Oktober 2026
Master Service Agreement (“MSA”) ini mengatur hubungan antara PT Jejaring Cepat Indonesia (GoldenFast Network, selanjutnya disebut “GFN”) dan setiap pelanggan (“Pelanggan”) yang menggunakan layanan GFN. MSA berlaku bersama seluruh dokumen turunannya, yaitu Syarat & Ketentuan Layanan, Service Level Agreement, Acceptable Use Policy, Batasan Tanggung Jawab & Penyangkalan, Kebijakan Privasi, Kebijakan Pengembalian Dana, Pemesanan & Pembayaran, Faktur Pajak, Ketentuan Migrasi Pelanggan, Kebijakan Siklus Hidup Produk, dan Aturan Lain-lain. Seluruh dokumen tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
GFN menyediakan layanan Cloud VPS, Dedicated Server, Colocation Server, Private Cloud, layanan terkelola (termasuk Manage The Box), beserta koneksi internet, sesuai spesifikasi dan biaya berlangganan yang telah disetujui antara Pelanggan dan GFN. GFN hanya melayani permintaan teknis dari nama yang tercantum dalam kontrak atau akun Pelanggan.
GFN wajib menjaga kondisi server dan infrastruktur secara maksimal agar server dapat berjalan dengan baik, kecuali konten dan program milik Pelanggan.
GFN menjamin uptime jaringan sebesar 98,8%, tidak termasuk peristiwa di luar kendali GFN (force majeure) serta kerusakan pada hardware, sistem operasi, atau perangkat lunak yang digunakan Pelanggan. Rincian lengkapnya diatur dalam Service Level Agreement.
Apabila gangguan jaringan melebihi 1,2% (8,64 jam per bulan), GFN akan mengembalikan biaya sesuai jumlah downtime dengan ketentuan:
GFN menyediakan seluruh kebutuhan hardware untuk pelanggan Dedicated Server. Untuk pelanggan Colocation Server, kebutuhan dan kerusakan hardware menjadi tanggung jawab Pelanggan.
GFN memantau konektivitas jaringan server Pelanggan secara berkala dan memberikan bantuan standar seperti restart, menyalakan, atau mematikan server.
GFN menyediakan layanan tambahan untuk mengelola server Pelanggan sesuai biaya yang disepakati, dan tidak akan mengelola atau masuk ke pemrograman maupun konten website Pelanggan, kecuali konten tersebut melanggar UU ITE, UU Pornografi, atau mengandung spam, trojan, maupun virus.
GFN hanya menyediakan backup apabila Pelanggan berlangganan layanan backup dengan biaya yang disepakati. Untuk Cloud VPS, Dedicated Server, dan Colocation Server, tidak ada backup yang disediakan kecuali Pelanggan berlangganan. GFN tidak menanggung akibat atas kehilangan data Pelanggan, termasuk pada layanan backup. Pelanggan tetap wajib melakukan backup secara mandiri dan berkala.
GFN mengatur alokasi IP yang disewa Pelanggan selama periode kontrak. Alamat IP tidak bersifat mutlak, bukan milik Pelanggan, dan dapat diubah sewaktu-waktu bila diperlukan. Seluruh penggunaan alamat IP tunduk pada aturan APNIC dan IDNIC.
GFN tidak menanggung akibat atas gangguan layanan yang terjadi karena hal-hal di luar batas kemampuan GFN, termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, kebakaran, banjir, gempa bumi, keadaan perang atau serupa perang, pemberontakan, kerusuhan atau huru-hara, sabotase, keadaan darurat nasional atau militer, wabah penyakit, epidemi, pandemi, gangguan pasokan listrik termasuk gangguan dari PLN, gangguan jaringan dari penyedia upstream atau pihak ketiga, gagal teknologi, gagal modernisasi, penyesuaian atau perubahan harga dan kebijakan dari pihak ketiga (vendor), serta kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang berdampak langsung terhadap layanan.
GFN tidak menanggung akibat atas kehilangan data Pelanggan, baik secara langsung maupun tidak langsung, kerugian karena kehilangan pendapatan atau keuntungan yang nyata maupun yang diharapkan Pelanggan, serta tuntutan dari pihak mana pun atas terganggunya layanan GFN. GFN tidak menanggung segala kerusakan, kehilangan data, kerusakan sistem komputer, dan tidak memberikan kompensasi apa pun yang diakibatkan oleh penggunaan layanan atau aplikasi Pelanggan, termasuk namun tidak terbatas pada: putusnya koneksi dari uplink/ISP, gangguan koneksi ISP Pelanggan, kerusakan hardware, dibobolnya akun Pelanggan, kesalahan Pelanggan, dan kelalaian staf GFN yang tidak disengaja. Ketentuan lengkap tercantum di Batasan Tanggung Jawab & Penyangkalan.
Dengan menggunakan layanan GFN, Pelanggan memahami dan menyetujui penyangkalan berikut:
GFN tidak menanggung akibat atas masalah apa pun yang terjadi pada penggunaan sistem operasi di server Pelanggan.
cPanel disediakan oleh cPanel, L.L.C., DirectAdmin oleh JBMC Software, dan Plesk oleh Plesk International GmbH, sesuai permintaan Pelanggan dengan biaya yang disepakati. GFN tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kerugian akibat penggunaan control panel tersebut maupun control panel open source lainnya.
GFN dapat memutus kontrak secara sepihak apabila server Pelanggan memuat konten dewasa (pornografi), perjudian, spamming, hacking, terjadi pelanggaran kontrak, atau segala hal yang melanggar hukum Republik Indonesia maupun hukum internasional. Pelanggan dilarang mengalihkan atau menjual kontrak kepada pihak lain.
Pemberhentian layanan diajukan Pelanggan secara tertulis melalui portal akun Pelanggan selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari sebelum kontrak berakhir. Tanpa permohonan tertulis, Pelanggan dikenakan biaya berlangganan penuh dan wajib membayar tagihan yang sudah terbit. Seluruh data dari layanan yang dihentikan akan diterminasi demi keamanan dan privasi, kecuali diperlukan untuk tindakan hukum.
GFN berwenang menangguhkan sementara koneksi internet server Pelanggan apabila terjadi keterlambatan pembayaran (1 hari setelah jatuh tempo), atau atas permintaan pemerintah maupun kepolisian terkait perkara perdata, pidana, atau penyelidikan khusus. Penangguhan sementara yang diminta Pelanggan dengan alasan apa pun tidak mendapat kompensasi dan tetap mengurangi masa sewa yang berjalan.
Apabila Pelanggan meminta berhenti sebelum masa kontrak berakhir, Pelanggan wajib melunasi sisa pembayaran hingga tanggal akhir perjanjian. Jika tidak dilunasi, GFN berwenang menangguhkan koneksi server Pelanggan. Tanpa permohonan tertulis melalui portal akun, kontrak dianggap diperpanjang sesuai kontrak layanan.
GFN tidak akan melanjutkan layanan apabila terdapat pelanggaran terhadap kontrak yang telah disetujui Pelanggan. Data pada Dedicated Server yang tidak dibayar akan dihapus 7 (tujuh) hari setelah tanggal jatuh tempo, sedangkan data Cloud VPS dihapus 3 (tiga) hari setelah tanggal jatuh tempo.
GFN menyediakan dukungan teknis 24 jam dengan prosedur yang ditetapkan GFN. Dukungan telepon hanya dilayani melalui nomor yang terdaftar di database GFN dan hanya 1 (satu) kontak yang berhak meminta bantuan. Pengalihan kewenangan kepada pihak lain wajib diajukan melalui surat resmi dari kontak terdaftar.
Pelanggan setuju untuk sementara kehilangan akses ke server beserta layanan tambahannya apabila pembayaran tidak dilakukan, dan tetap dikenakan tagihan selama tidak ada pernyataan tertulis pemberhentian layanan melalui portal akun atau surat resmi.
GFN dan Pelanggan menjaga profesionalitas kerja melalui komunikasi yang baik, tutur kata yang sopan, dan tanpa ancaman dalam bentuk apa pun. GFN berhak memutus layanan secara sepihak apabila Pelanggan bertindak di luar batas kesopanan terhadap GFN maupun karyawannya.
Gudang GFN tidak digunakan untuk menyimpan perangkat Pelanggan lebih dari 1 (satu) bulan setelah kontrak berakhir. Lewat dari itu, GFN mengenakan biaya sewa gudang Rp1.000.000 per bulan per perangkat sampai perangkat diambil. Apabila perangkat tidak diambil dalam 3 (tiga) bulan sejak kontrak berakhir, perangkat berada di luar tanggung jawab GFN, termasuk atas kondisi fisik, kerusakan, kehilangan, maupun penyalahgunaan data.
Layanan yang sudah aktif tidak dapat di-refund dengan alasan apa pun. Pengembalian dana hanya berlaku untuk kondisi yang diatur dalam Kebijakan Pengembalian Dana. Deposit dan store credit tidak dapat diuangkan maupun dialihkan.
Kesepakatan di luar klausul MSA dituangkan dalam perjanjian tambahan (addendum), atau kontrak baru apabila diperlukan oleh salah satu pihak.
Tagihan lisensi cPanel wajib dilunasi sebelum jatuh tempo. Keterlambatan, termasuk karena terlambat konfirmasi atau selisih waktu transfer antarbank, dikenakan denda sebesar 1 (satu) bulan biaya lisensi cPanel yang terakumulasi setiap bulan, mengikuti kebijakan cPanel.
Perjanjian berlaku setelah Pelanggan dan GFN menandatangani kontrak di atas meterai, atau setelah Pelanggan menyetujui MSA secara elektronik saat pemesanan, dan tunduk pada hukum Republik Indonesia. Kedua pihak wajib menjaga kerahasiaan seluruh informasi, lisan maupun tertulis, milik pihak lain dan tidak mempublikasikan atau mendistribusikannya kepada pihak mana pun.
GFN dapat memperbarui MSA dan dokumen turunannya sewaktu-waktu. Versi terbaru selalu dipublikasikan di halaman ini, dan penggunaan layanan yang berlanjut berarti Pelanggan menyetujui perubahan tersebut.
Konsultasi gratis, tanpa kewajiban apa pun.